Sabtu, 24 September 2011

Arsitekture Server-side dan Client-Side

Arsitektur merupakan sekumpulan system sirkuit, chip, bus untuk ekspensi slot, BIOS dan lain sebagainya.
dalam arsitektur telematika terdiri atas dua arsitektur yaitu :

1. Arsitektur Server-Side

Server atau sering disebut juga back-end kanam menerima pesan client, yang di proses dan hasilnya akan dikembalikan kepada client.

Server Side merupakan teknologi webpage yang menerapkan jenis pemrograman web dimana semua sintaks dan perintah program yang diberikan akan dijalankan/diproses di web server, kemudian hasilnya dikirimkan ke browser pengguna dalam bentuk HTML biasa. Sehingga pengguna tidak dapat melihat kode asli yang ditulis dalam bentuk server side programming

Teknologi Server Side

Dalam teknologi Sever Side proses update dilakukan di server.

Cara kerja Server side : jika kita melakukan interaksi dengan halaman web maka browser akan mengirimkan perintah ke server, kemudian server akan merespon dan melaukan perintah yang diberi kemudian server akan mengirimkan kembali data/ perintah dari browser, dan browser akan menampilkan data/ perintah tersebut.

Karakteristik server side programming :

1. Ada client yang meminta request

2. Eksekusi program dilakukan di server

3. Mengirimkan hasil ke client

Keuntungan server side programming :

1. Cross platform : tidak tergantung dengan browser tertentu

2. Optimasi dan pemeliharaan dilakukan di browser

3. Dapat mengakses database dan tidak tergantung dengan keamanan

4. Menambah kekuatan server

5. Kode program aman

Aplikasi yang sering digunakan oleh server side programming yaitu :

1. Search engines

2. Database access

3. Chat & bulletin board service

Dalam pembuatan web teknologi server side dibutuhkan server seperti xampp, wam, iis dan lain sebagainya.

Contoh teknologi server side :

- asp, php dan jsp

2. Arsitektur Client-Side

Front-end atau clent akan menerima hasil pemrosesan data yang dilakukan oleh server kemudian ditampilkan kepada user pada sebuah aplikasi yang telah dapat berinteraksi langsung dengan user.

Client Side merupakan teknologi webpage yang menerapkan jenis pemrograman web dimana semua sintaks dan perintah program dijalankan di web browser sehingga ketika client meminta dokumen yang mengandung script, script tersebut akan diambil dari web server kemudian dijalankan di web briwser yang bersangkutan. Contoh dari Client Side Programming .

Teknologi Client Side

Dalam teknologi Client Side proses update data dilakukan pada sisi browser.

Sebagai contoh : jika kita melakukan interaksi dengan halaman web maka browser yang akan mengelola apa yang kita perintahkan.

Karakteristik client –side scripting :

1. Kode program didownload bersama dengan halaman web

2. Bersifat interpreter dan diterjemahkan oleh browser

3. Model eksekusinya simple dan skrip dapat dijadikan satu dengan HTML

Berikut cara kerja Client Side:

- Pengunjung web mengklik salah satu link dari web dan browser membaca perintah pengunjung

untuk memangil alamat web yang dituju.

- Setelah itu browser akan mengalihkan ke halaman yang dituju oleh pengunjung web.

Contoh teknologi Client Side :

- css, jquery, javascript

Perbedaan utama server-side programming dan client server programming adalah tempat mengeksekusi skripnya. Pada client server programming, skrip dieksekusi di browser sedangkan server side programming dieksekusi di client (web browser).



0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2010 Life is only once, so take the chance to Enjoy. All rights reserved.
Blogger Template by